There was an error in this gadget

Wednesday, February 8, 2012

Kisah Si Miskin & Si Kaya


Nabi Musa AS memiliki ummat yang jumlahnya sangat banyak dan umur mereka panjang-panjang. Mereka ada yang kaya dan juga ada yang miskin. Suatu hari ada seorang yang miskin datang menghadap Nabi Musa AS. Orang itu sangat miskin sehingga pakaiannya compang-camping dan sangat lusuh berdebu.
Si miskin itu kemudian berkata kepada Baginda Musa AS,
 ”Ya Nabiullah, Kalamullah, tolong sampaikan kepada Allah SWT permohonanku ini agar Allah S.W.T menjadikan aku orang yang kaya.
Nabi Musa AS tersenyum dan berkata kepada orang itu,
“Saudaraku, banyak-banyaklah kamu bersyukur kepada Allah SWT.”
Si miskin itu agak terkejut dan kesal, lalu ia berkata,
“Bagaimana aku hendak banyak bersyukur, aku makan pun jarang, dan pakaian yang aku gunakan pun hanya satu lembar ini saja”!.
Akhirnya si miskin itu pulang tanpa mendapatkan apa yang diinginkannya. Beberapa waktu kemudian seorang kaya datang menghadap Nabi Musa AS. Orang tersebut bersih badannya juga rapi pakaiannya.
Ia berkata kepada Nabi Musa AS,
“Wahai Nabiullah, tolong sampaikan kepada Allah S.W.T permohonanku ini, agar dijadikannya aku ini seorang yang miskin, terkadang aku merasa terganggu dengan hartaku itu. ”
Nabi Musa AS pun tersenyum, lalu ia berkata,
“Wahai saudaraku, janganlah kamu bersyukur kepada Allah S.W.T.
Lalu jawab orang kaya itu,
“Ya Nabiullah, bagaimana aku tidak bersyukur kepada Alah S.W.T?. Allah S.W.T telah memberiku mata yang dengannya aku dapat melihat. Telinga yang dengannya aku dapat mendengar. Allah S.W.T telah memberiku tangan yang dengannya aku dapat bekerja dan telah memberiku kaki yang dengannya aku dapat berjalan, bagaimana mungkin aku tidak mensyukurinya”
Akhirnya si kaya itu pun pulang ke rumahnya. Kemudian yang terjadi seterusnya ialah si kaya itu semakin Allah S.W.T tambahkan kekayaannya kerana ia selalu bersyukur. Dan si miskin menjadi bertambah miskin. Allah S.W.T mengambil semua kenikmatan-Nya sehingga si miskin itu tidak memiliki selembar pakaianpun yang melekat di tubuhnya. Ini semua kerana dia tidak mahu bersyukur kepada Allah S.W.T.
 Semoga ada ruang yang diberikan oleh Allah, untukku merasai dan mensyukuri nikmat Allah S.W.T…

2 comments:

Silalah komen